Demi Amien Rais, IMM Bakal Kepung Istana

oleh
Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais memberikan pernyataan sikap kepada wartawan di kediamannya, Sleman, Kamis (3/9). Amien Rais menyatakan menyetujui dan merestui PAN untuk bergabung dengan pemerintahan pimpinan Presiden Joko Widodo. ANTARA FOTO/Regina Safri/nz/15.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) meyakini dikaitkannya nama Muhammad Amien Rais (MAR) dalam kasus korupsi alat kesehatan (alkes) di Kementerian Kesehatan sudah didesain.

Ini disampaikan Ketua Umum DPP IMM Taufan Putra Revolusi setelah mempelajari penjelasan terdakwa Siti Fadhillah Supari dalam pledoinya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (7/6) kemarin. Siti menyatakan tidak ada aliran dana alkes mengalir ke mantan ketua MPR itu.

“Ini semakin menguatkan dugaan kami bahwa dikaitkannya nama MAR dalam kasus dugaan korupsi Alkes, by design,” ujar Taufan dalam siaran persnya, Kamis (8/6).

Hal itu, lanjut dia, dilakukan karena sikap kritis Amien kepada pemerintah, terutama soal reklamasi yang membuat banyak pihak berkepentingan menjadi gerah. Dia meyakini pihak-pihak tersebut menghalalkan segala cara untuk membungkam sang tokoh reformasi.

IMM menyayangkan jika lembaga negara digunakan untuk memuluskan agenda-agenda politik-ekonomi.

“Kami akan mencari dan mengungkap siapa aktor politik di balik pembunuhan karakter terhadap MAR. Jika itu pihak istana (negara), kami tak segan-segan tuk kepung istana,” tegas dia mengancam.

DPP IMM, tambah Taufan, telah menyerukan kepada jajarannya di seluruh daerah untuk bergerak menyuarakan keadilan, penegakkan hukum, serta melawan pembunuhan karakter terhadap Amien Rais, usut tuntas BLBI dan menolak reklamasi. (Fajar/jpnn)