Mancing Kelapa di Sungai, Sehari Bisa Jaring 100 Buah

oleh

FAJAR.CO.ID, BONE – Sungai identik dengan ikan atau pemancing ikan. Namun hal berbeda dilakukan Darmawan H (18), warga Desa Pakkasalo, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Bila musim hujan tiba seperti sekarang, Darmawan akan berdiri di jembatan, lalu menjaring satu persatu kelapa yang mengapung di sungai. Bukan ikan yang ia cari. Darmawan melakukan itu untuk membantu orang tua.

“Bapak dan ibu saya penjahit. Saya bantu keluarga. Tadi bapak saya mulai subuh jaring kelapa. Tadi pulang, dan saya gantikan. Saya sampai sore,” jelasnya.

Darmawan menjaring kelapa di aliran Sungai Unyi, dan mampu mengumpulkan puluhan kelapa dalam sehari. Paling sedikit 70, paling banyak 100 buah.

“Kelapa ini saya jual dan dipakai sendiri. Satu kelapa harganya Rp2000. Saya biasa jual ke tetangga untuk keperluan sehari-hari,” tutur Darmawan, Sabtu (3/6/2017).

Meski senang dengan apa yang ia lakukan, Darmawan tak mau selamanya menjadi “pemancing kelapa” di sungai.

Anak sulung dari tiga bersaudara ini bercita-cita menjadi tentara. Untuk mengabdi, membela bangsa dan negara, katanya.

“Saya mau mendaftar TNI nanti, karena menjadi tentara merupakan cita-cita saya sejak kecil. Tinggi saya 170 cm dan berat 60 kg lebih. Semoga cita-cita saya terkabulkan,” harap Darmawan. (smd/fajar)